7 Tips Merawat Kulit Kering Setelah Berenang, Ampuh!
Berenang memang menyenangkan, baik di kolam renang maupun laut. Tapi sayangnya, kegiatan ini sering meninggalkan satu masalah yang cukup mengganggu: kulit terasa kering, kasar, bahkan kadang perih setelahnya.
Kondisi ini umum terjadi, terutama jika kamu sering berenang tanpa perawatan kulit yang tepat.
Penyebab utamanya bisa bermacam-macam, mulai dari paparan klorin di air kolam, garam laut, sampai sinar matahari yang menyengat. Semua itu bisa mengikis kelembapan alami kulit dan merusak lapisan pelindungnya. Tapi tenang, kamu tetap bisa menikmati sesi berenang tanpa harus mengorbankan kesehatan kulit.
Di artikel ini, kamu akan menemukan tips praktis untuk mencegah dan merawat kulit kering setelah berenang. Yuk, simak dan mulai rawat kulitmu lebih baik lagi setelah aktivitas di air!
Kenapa Kulit Bisa Kering Setelah Berenang?
Setelah berenang, banyak orang mengeluhkan kulit terasa kesat, kaku, bahkan mengelupas. Ini bukan hal aneh, terutama jika kamu rutin berenang di kolam renang umum atau laut.
Penyebabnya bukan satu, melainkan kombinasi dari beberapa faktor yang saling memperparah kondisi kulit. Mari kita bahas satu per satu:
1. Paparan Klorin di Kolam Renang

Seseorang sedang berenang di kolam renang/Sumber: Canva
Klorin adalah zat kimia yang digunakan untuk membunuh bakteri dan menjaga air kolam tetap higienis. Meskipun efektif dari sisi kebersihan, klorin bisa berdampak buruk bagi kulit.
Zat ini bekerja dengan cara menghancurkan bakteri dan mikroorganisme, namun dalam prosesnya juga ikut mengikis lapisan minyak alami (sebum) yang ada di permukaan kulit. Padahal, sebum adalah pelindung utama kulit yang menjaga kelembapan dan mencegah air menguap dari lapisan epidermis. Akibatnya, setelah berenang di air berklorin, kulit jadi kehilangan pelindung alaminya dan lebih mudah mengalami dehidrasi.
Semakin lama kamu berada di air kolam, semakin besar potensi klorin merusak lapisan lipid di kulit.
2. Garam Laut yang Bersifat Menarik Air (Higroskopis)
Kalau kamu berenang di laut, masalahnya bukan klorin, tapi kadar garam yang tinggi. Air laut memiliki sifat higroskopis, artinya garam di dalamnya dapat menarik kelembapan keluar dari kulit.
Saat kamu berendam di laut, air garam bisa masuk ke celah kulit dan menyebabkan kulit kehilangan kandungan airnya. Setelahnya, ketika garam mulai mengering di permukaan kulit, proses penguapan air makin meningkat. Ini membuat kulit terasa lebih kaku, kering, dan mudah bersisik.
3. Paparan Sinar Matahari yang Berlebihan

Seseorang sedang berenang di laut/Sumber: Canva
Berenang di luar ruangan (seperti di pantai, waterpark, atau kolam renang terbuka) berarti kulitmu terpapar sinar matahari dalam waktu lama. Sinar UV, terutama UVB, bisa merusak lapisan kulit dan mempercepat penguapan air dari permukaan kulit (transepidermal water loss).
Akibatnya, kulit tidak hanya terasa panas, tapi juga dehidrasi. Paparan sinar matahari juga dapat merusak kolagen dan membuat kulit kehilangan elastisitasnya dalam jangka panjang.
Baca juga: Kulit Terbakar Matahari (Sunburn)? Begini Cara Merawatnya agar Cepat Pulih
4. Angin & Udara Terbuka yang Mempercepat Penguapan
Saat kamu keluar dari air dan beraktivitas di udara terbuka (misalnya duduk santai di pinggir kolam atau pantai), angin bisa mempercepat proses penguapan air dari permukaan kulit.
Ini sering tidak disadari, tapi efeknya memperburuk kondisi kulit yang sudah terpapar klorin, garam, atau sinar matahari. Hasilnya, kulit jadi makin kering dan terasa “ketarik”.
5. Penggunaan Sabun dan Produk Mandi yang Terlalu Kuat
Setelah berenang, sebagian orang langsung mandi dengan sabun yang mengandung antiseptik, pewangi kuat, atau berbusa banyak. Sayangnya, sabun seperti ini biasanya mengandung sulfat dan alkohol yang bisa memperparah kekeringan kulit.
Sabun keras akan semakin mengikis lapisan lipid yang sudah rusak akibat berenang, sehingga kulit kehilangan kemampuan alaminya untuk menjaga kelembapan. Apalagi jika digosok terlalu keras atau digunakan terlalu sering.
7 Tips Merawat Kulit Kering Setelah Berenang
Kulit kering setelah berenang bukan berarti kamu harus menghindari aktivitas ini. Dengan perawatan yang tepat, kamu bisa tetap menikmati waktu di air tanpa khawatir kulit menjadi kasar, perih, atau dehidrasi.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
1. Bilas Tubuh dengan Air Bersih Segera Setelah Keluar dari Kolam
Langkah pertama yang sering diabaikan adalah langsung membilas tubuh setelah keluar dari air. Ini penting karena klorin (dari kolam renang) atau garam (dari laut) bisa terus menempel di kulit dan terus bekerja mengikis kelembapan alami kulit jika tidak segera dibersihkan.
Membilas tubuh dengan air bersih membantu menghentikan efek bahan kimia tersebut lebih cepat, sehingga kulit tidak semakin kering atau iritasi. Semakin lama kamu menunda, semakin besar potensi kulit terasa kesat dan perih beberapa jam kemudian.
2. Gunakan Sabun yang Lembut dan Tidak Mengandung Sulfat

Gambar sabun cair dan sabun batang di kamar mandi/Sumber: Canva
Setelah dibilas, pilih sabun yang formulanya lembut di kulit. Hindari sabun dengan kandungan sulfat atau pewangi yang terlalu kuat, karena bisa memperparah kondisi kulit kering. Sabun dengan bahan alami atau berlabel moisturizing biasanya lebih aman dan ramah untuk kulit yang baru saja terpapar air kolam atau laut.
Jika kamu punya kulit sensitif, pilih sabun dengan pH seimbang atau bebas alkohol. Sabun jenis ini tidak akan merusak lapisan pelindung kulit dan tetap bisa membersihkan sisa klorin atau garam dengan baik tanpa mengikis kelembapan tambahan.
3. Jangan Lewatkan Pelembap Setelah Mandi
Setelah mandi, ini waktu terbaik untuk mengunci kelembapan di kulit. Saat kulit masih sedikit lembap, pori-pori lebih terbuka dan bisa menyerap pelembap dengan optimal. Jadi, jangan tunggu kulit kering sepenuhnya sebelum mengoleskan lotion atau body serum.
Pilih pelembap dengan bahan yang bersifat humectant dan occlusive. Artinya, bahan ini bisa menarik air ke kulit sekaligus membentuk lapisan pelindung agar air tidak mudah menguap. Contohnya seperti body lotion yang mengandung glycerin, urea, atau minyak alami seperti sunflower oil.
4. Pilih Body Lotion yang Mengandung Bahan Pengunci Kelembapan
Body lotion biasa mungkin terasa wangi dan menyenangkan, tapi belum tentu cukup melembapkan setelah aktivitas seperti berenang. Kamu butuh produk yang memang diformulasikan untuk menjaga dan mengunci kelembapan lebih lama, terutama setelah kulit terpapar klorin, garam, dan sinar matahari.
Salah satu body lotion yang bisa kamu coba adalah Body of Humans Body Lotion dengan Aktiv Aromatic Jasmine Flower Extract.

Body lotion dari Body of Humans
Body lotion ini dirancang untuk memberikan pengalaman perawatan tubuh yang lengkap, termasuk melembapkan, menenangkan, sekaligus menyegarkan dengan aroma khas yang elegan. Formulanya terinspirasi dari wangi HMNS Essence of the Sun, dengan sentuhan floral jasmine yang lembut namun tetap memikat.
Hal yang membuat produk ini ideal digunakan setelah berenang adalah kombinasi kandungan aktif yang tidak hanya memperbaiki kondisi kulit kering, tapi juga membantu menjaga kelembapan lebih lama. Inilah kandungan utama dan manfaatnya:
-
Sunflower Oil: Berfungsi untuk mengunci kelembapan dan mengondisikan kulit agar tetap halus setelah terkena paparan klorin, garam laut, dan sinar matahari.
-
Hydroxyethyl Urea: Membantu meningkatkan kadar hidrasi kulit secara signifikan, membuat kulit terasa lebih lembut dan kenyal, bahkan setelah beberapa jam di dalam air.
-
Aktiv Aromatic Jasmine Flower Extract: Memberikan efek menenangkan pada kulit serta aroma floral yang mewah, membuat pengalaman memakai lotion jadi lebih menyenangkan setiap hari.
-
UV Protection Complex (Ethylhexyl methoxycinnamate, Butyloctyl Salicylate, Titanium Dioxide, Triethoxycaprylylsilane): Memberikan perlindungan ekstra dari paparan sinar UVA & UVB, terutama saat kamu berenang di area terbuka atau setelahnya masih beraktivitas di luar ruangan.
Formulanya ringan, tidak lengket, dan cepat menyerap. Dengan begitu, lotion ini sangat cocok digunakan setelah mandi atau setelah berenang, saat kulit masih sedikit lembap. Efek melembapkannya langsung terasa, tapi tetap nyaman dipakai sepanjang hari.
5. Jangan Gosok Kulit Terlalu Keras Saat Mengeringkan Tubuh
Kebiasaan mengeringkan tubuh dengan cara menggosok handuk terlalu keras justru bisa memperparah kondisi kulit yang sudah kering. Setelah berenang, kulit dalam keadaan lebih sensitif karena kehilangan lapisan pelindung alaminya.
Dibandingkan menggosok, lebih baik tepuk-tepuk handuk secara lembut di seluruh permukaan kulit. Cara ini tetap menyerap air tanpa menyebabkan gesekan yang bisa merusak lapisan kulit lebih lanjut. Selain itu, handuk bersih dan lembut juga sangat disarankan agar kulit tidak terpapar bakteri tambahan.
6. Perbanyak Minum Air Putih

Seseorang sedang meminum air mineral/Sumber: Canva
Kulit kering tidak hanya datang dari luar, tapi juga bisa disebabkan oleh kurangnya cairan dari dalam tubuh. Setelah berenang, apalagi di bawah matahari langsung, tubuh kehilangan cairan lewat keringat dan penguapan alami.
Minum air putih dalam jumlah cukup membantu menjaga hidrasi kulit dari dalam, sehingga proses regenerasi kulit bisa berjalan lebih baik dan elastisitasnya tetap terjaga. Idealnya, minumlah air sebelum, selama, dan sesudah berenang agar tubuh tetap seimbang dan kulit tidak semakin dehidrasi.
7. Hindari Mandi Air Panas Setelah Berenang
Mandi air panas memang terasa menyenangkan, apalagi setelah beraktivitas di air dingin. Tapi sayangnya, air panas bisa memperparah kekeringan kulit. Suhu tinggi akan menghilangkan sisa minyak alami yang masih ada di kulit dan membuat permukaan kulit semakin kering dan rentan pecah-pecah.
Sebagai gantinya, gunakan air hangat atau suhu normal saat mandi. Ini cukup efektif untuk membersihkan kulit tanpa menghilangkan kelembapan alaminya. Setelah mandi, jangan lupa langsung gunakan body lotion agar hidrasi kulit bisa terkunci dengan baik.
Baca juga: Merawat Kulit Tubuh sebagai Bentuk Self-Care: Lebih dari Sekadar Penampilan
Tips Tambahan agar Kulit Tetap Sehat untuk Para Perenang
Kalau kamu termasuk yang rutin berenang, perawatan kulit tidak cukup hanya setelah keluar dari kolam atau laut. Ada beberapa langkah tambahan yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kondisi kulit tetap prima, meski sering terpapar air dan sinar matahari:
1. Gunakan Sunscreen Sebelum Berenang di Luar Ruangan
Sebelum masuk ke air, terutama jika berenang di luar ruangan, pastikan kamu sudah memakai sunscreen minimal SPF 30. Pilih yang tahan air (water resistant) agar tidak mudah luntur, dan oleskan ulang jika berenang dalam waktu lama.
Paparan sinar UV tidak hanya membuat kulit gelap, tapi juga merusak kolagen dan mempercepat hilangnya kelembapan kulit.
2. Gunakan Shower Oil atau Cleansing Oil Saat Mandi
Untuk kamu yang memiliki kulit sangat kering, mandi dengan sabun biasa kadang terasa terlalu “keras”. Sebagai alternatif, gunakan shower oil atau cleansing oil yang membersihkan dengan lembut tanpa menghilangkan minyak alami kulit.
Produk ini cocok digunakan setelah berenang, terutama jika kamu merasa sabun biasa bikin kulit makin kering atau tertarik.
3. Konsumsi Makanan yang Mendukung Kesehatan Kulit
Merawat kulit bukan hanya dari luar, tapi juga dari dalam. Perbanyak konsumsi makanan yang kaya antioksidan dan asam lemak esensial, seperti alpukat, kacang-kacangan, ikan berlemak, dan sayuran hijau.
Nutrisi seperti vitamin E, C, dan omega-3 membantu menjaga elastisitas, kelembapan, dan daya tahan kulit terhadap paparan sinar matahari maupun bahan kimia seperti klorin.
4. Jangan Lupa Eksfoliasi Secara Berkala
Kulit kering akibat berenang bisa membuat sel kulit mati menumpuk lebih cepat. Lakukan eksfoliasi ringan seminggu sekali untuk membantu regenerasi kulit dan memaksimalkan penyerapan produk perawatan seperti body lotion.
Tapi ingat, jangan eksfoliasi terlalu sering, apalagi jika kulit sedang iritasi atau sangat kering.
Nyaman Berenang Tanpa Takut Kulit Kasar
Berenang seharusnya jadi aktivitas yang menyenangkan, bukan malah membuat kulit terasa kering, kasar, atau kehilangan kenyamanannya.
Langkah-langkah sederhana seperti membilas tubuh segera setelah keluar dari air, menggunakan sabun yang lembut, hingga memilih body lotion yang mengandung bahan pengunci kelembapan bisa membuat perbedaan besar. Terutama jika kamu memilih produk yang memang diformulasikan untuk mendukung kelembapan alami kulit.
Salah satunya adalah Body of Humans Body Lotion dengan Aktiv Aromatic Jasmine Flower Extract, yang selain melembapkan dan menenangkan, lotion ini juga melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari. Cocok untuk kamu yang rutin berenang atau sering beraktivitas di luar ruangan.
Kulit lembap, lembut, dan tetap sehat bisa kamu dapatkan mulai dari kebiasaan kecil, seperti memilih body lotion yang tepat. Yuk, rawat kulitmu dengan lebih sadar dan nikmati setiap momen berenang tanpa khawatir lagi.